Rabu, 15 April 2020

Tinggal Di Rumah Kepala Sekolah

Pak Sis kepala sekolah adalah tokoh yang cukup di segani kala itu, baik di lingkungan rumah tinggal, di instansi pendidikan bahkan di pemerintahan. Pak Sis memiliki seorang istri dan 10 orang anak, tiga laki-laki dan tujuh perempuan. Anak pertama pak Sis adalah seorang gadis yang bernama Sugiarti. Sugiarti dilingkungan keluarganya di kenal galak bahkan melebih ayahnya, mungkin karena ia merasa memiliki tanggung jawabnya yang besar dan menjadi panutan adik-adiknya. Kala itu Sugiarti masih menempuh pendidikan Sekolah menengah keputrian di Surabaya dan menetap dan asrama Surabaya. Seminggu sekali biasanya Sugiarti pulang untuk melepas kangen dengan orang tua dan adik-adiknya di rumah. Sebagai anak tertua, kehadiran Sugiarti memang sangat di butuhkan ibunya yang telah cukup sibuk mengurus anak-anaknya yang lain. Hal yang pasti terjadi adalah adik-adik Sugiarti pasti tampak lebih sibuk menyambut kedatangan sang kakak terutama tentang kerapian rumah. Kedua adik perempuan Sugiarti yang bernama Lilik dan Suci biasanya hanya diam dan mengangguk ketika Sugiarti berbicara apalagi memerintah. Karena mereka paham bahwa sang ibu sedang sibuk dengan kedua adik kecil mereka ninik dan nunuk. Ninik dan Nunukpun merasakan kasih sayang kakak Sugiarati bagai ibu kedua mereka, mungkin karena tautan usianya yang cukup jauh. Kehadiran I Nyoman di rumah pak Sis di terima dengan suka cita, terutama tetika pak Sis harus pindah tugas ke Banyuwangi. Begitupun I Nyoman merasakan hal yang sama, terutama karena ketiga putra pak Sis yang sudah cukup besar dapat menjadi temannya sehari-hari. Sugiharto putra kedua pak Sis yang kala itu sudah bekerja di pabrik kertas Leces menjadi teman ngobrol yang pas. hingga akhirnya membantu I nyoman mendirikan beberapa sekolah swasta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar