Senin, 30 Maret 2020

Masa Kecil I Nyoman Benben

I Nyoman Benben lahir didesa Bedulu kec Belahbatuh kab. Gianyar Bali pada tanggal 10 Juni 1931. Dari ayah Wayan Nombrog dan ibu Ni Wy Klepon yang bekerja sebagai penjual nasi di warung dekat pasar. Kehidupan yang sangat sederhana dan masa penjajahan Belanda mungkin menjadi salah satu sebab sulitnya I Nyoman memiliki saudara kandung, dari empat saudara yang telah di lahirkan meme Klepon (sebutan Ibunda Klepon ) hanya I Nyoman saja yang bertahan. Wayan Nombrog (sang ayah) yang hidup sederhana namun di kenal sebagai keluarga pesilat telah menarik perhatian seorang gadis ningrat yang bernama meme Tekin. Sehingga Wayan Nombrok di angkat menjadi pengawal dan kemudian di nikahi oleh meme Tekin, dari pernikahan kedua sang ayah I Nyoman mendapatkan lima orang adik beda ibu. Kelima adik tersebut bernama Wayan Pasti, Made Pasta, Nyoman Leci, Ketut Masta dan Wayan Tengsi. Walaupun berbeda ibu, I Nyoman benben tidak sulit untuk mengambil kasih sayang dari meme Teki karena pembawaannya yang patuh, cerdas dan cakap. Tahun 1938, I Nyoman Benben bersekolah di SRN Wanayu hingga kelas III, kelas IV pindah ke SRN Gianyar dan lulus tertanggal 10 Juli 1946 Kecerdasan I Nyoman Benben kecil tidak hanya menarik bagi keluarga dan gurunya saja, seorang warga Belanda yang melihatnya pun tertarik untuk mengajaknya tinggal di rumahnya. Pertemuan itu terjadi ketika si Belanda itu bertemu I Nyoman Benben kecil di tempat wisata Bedugul sedang menawarkan souvenir dagangannya. Tanpa diduga Si Belanda balas menyapa tawaran I Nyoman Benben kecil untuk membawanya menemui sang ayah dan meminta ijin atas tawaran si Belanda tersebut. ‘bape, saya mau kerja di Denpasar, mendengar permintaan sang putera ternyata sang ayah mengijinkan dengan catatan jangan lama-lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar